Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Posted on

Cocomesh merupakan chocomesh jaring sabut kelapa yang sangat baik dalam membantu proses reklamasi tambang, pantai, atau hutan.Sabut kelapa mempunyai sifat bahan sabut kelapa yang mampu menyimpan air dalam waktu yang lama menyebabkan permukaan tanah yang ditumbuhi bahan tersebut menahan kelembapan.berikut ini saya akan menjelaskan mengenai Coccmesh Olahan Sabut Kelapa

Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Kegunaan Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Cocomesh memiliki beberapa kegunaan yaitu:

  • Media penghijauan di lahan bekas tambang
  • Sangat cocok untuk bekas pertambangan dan reklamasi panta
  • Memperkuat material di atas tebing
  • Bahan untuk mencegah erosi
  • Memperkuat tanah
  • Membantu memperkuat rel kereta api
  • Memperkuat tebing jalan atau jembatan

Dimensi Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Cocomesh memiliki beberapa dimensi

  • Jarak antar tali: 2 × 2 cm, 3 × 3 cm, 4xcm
  • Diameter tali: 0,4 – 0,7 cm
  • Dimensi: 1 × 50m, 1x30m, 2x25m, 2x30m, 2 × 50m sebagai persyaratan
  • Harga: sesuaikan ukurannya
  • Kapasitas produksi:> 20.000 m2 / bulan
  • Pengangkutan: kontainer 20 ft ~ 4300 m2,truk fuso ~ 6000 m2, truk tronton ~ 10.000m2
  • Rumah sabut

Ada Beberapa Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

1. Serat Sabut Kelapa (Cocofibre)

Salah satu produk sabut kelapa yang paling sering digunakan dan banyak digunakan adalah sabut kelapa, atau jika dalam perdagangan internasional bisa disebut sabut kelapa, sabut sabut, benang sabut, keset, dan permadani.

Mungkin sudah banyak dari kita yang sudah mengetahui, penggunaan serat sabut kelapa sebenarnya sering kita lihat dan kita gunakan sehari-hari, apa contohnya? Ya gampang saja, misalnya digunakan sebagai bahan pembuatan sapu, keset, tali, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Saat ini seiring dengan perkembangan teknologi, sifat fisiko-kimiawi serat, dan kesadaran masyarakat untuk ingin kembali ke bahan alami, sabut kelapa ini dimanfaatkan untuk produk olahan lainnya, seperti bahan baku karpet, kendaraan bermotor. kursi dan dashboard, bantal, dan hardboard.

Selain itu, sabut kelapa juga dimanfaatkan di beberapa tempat untuk pengendalian erosi. Sabut kelapa juga bisa diolah menjadi Sabut Kelapa Lembaran yang biasanya digunakan untuk pelapis jok mobil, spring bed, dan lain-lain.

2. Bubuk Sabut Kelapa (Cocopeat)

Salah satu produk olahan sabut kelapa adalah sabut kelapa bubuk atau cocopeat. Sekarang cocopeat ini merupakan hasil olahan batok kelapa atau selimut yang memiliki bahan penting dan sangat efisien.

Bagi yang belum tahu, cocopeat adalah sabut kelapa yang diolah menjadi butiran gabus atau disebut juga dengan Cocopith atau Coir pith, jadi intinya sama saja.

Kelapa ini biasa digunakan sebagai media tanam untuk menggantikan tanah, karena kandungan hara yang tinggi sangat baik untuk pertumbuhan tanaman hortikultura dan media rumah kaca.

Tidak hanya itu, cocopeat ini mampu menahan kadar air dan unsur kimiawi pupuk, serta dapat menetralkan keasaman tanah.

3. Bata cocopeat

Mungkin yang ini terdengar sedikit asing bagi kita. Jadi, bata cocopeat ini merupakan empulur atau empulur yang dipadatkan yang mudah digunakan untuk rumah kaca, tanaman pot lapangan golf, lansekap dan juga untuk pengendalian erosi. Selain ramah lingkungan, bata cocopeat juga telah diuji secara ekstensif sebagai media pertumbuhan tanaman.

4. Cocopot (Pot Sabut Kelapa)

 

Mendengar dari namanya saja sudah pasti bisa kita bayangkan, namun memang benar, Cocopot digunakan sebagai media tanam tanaman yang khusus digunakan oleh tambang untuk reklamasi bekas galian tambang.

Fungsi dari cocopot ialah sebagai media tumbuh tanaman yang sangat cocok untuk tanaman dalam pot, minus unsur hara, bahkan rekomendasi untuk reklamasi bekas tambang. Sabut kelapa yang dibentuk menjadi pot memiliki nilai seni tersendiri dan ramah lingkungan karena dapat berfungsi sebagai nutrisi saat sudah habis.

Pot yang terbuat dari sabut kelapa menyerap air sehingga air dapat lebih merata di sekitar tanaman dan juga dapat memberikan kelenturan bagi akar untuk tumbuh ke segala arah, sehingga tanaman lebih sehat.

5. Cocosheet (Lembaran Serat Sabut Kelapa)

 

Aplikasi Sabut kelapa yang dibuat dalam bentuk lembaran atau yang lebih dikenal dengan Cocosheet menurut beberapa penelitian telah terbukti dapat mereduksi suara dan menyerap kebisingan, terutama pada frekuensi tinggi (2000 hz).

Penggunaan cocosheet ini dapat bersaing dengan penggunaan glasswool. Keunggulan lain dari cocosheet adalah lebih murah. Cocosheet yang direkomendasikan tebalnya 70 mm. Cocosheet merupakan bahan yang digunakan untuk pembuatan cocopots.

6. Papan Semen Sabut Kelapa (CFCB)

Sabut kelapa juga dapat diolah menjadi papan serat jenis MDF (Medium Density Board).

Keunggulan dari Coco Fiber Board misalnya kualitas dan kekuatannya tidak kalah dengan MDF komersial, tidak perlu menggunakan perekat kimia jadi memang ramah lingkungan, mempunyai kemampuan daya serap air yang lebih rendah dari MDF komersial dan lebih ekonomis karena dikembangkan dengan teknologi sederhana.

Itulah cocomesh olahan sabut kelapa yang bisa kalian ketahui, mungkin bisa kalian jadikan referensi dan pandangan berbisnis.