Simbol Cincin Tunangan yang Sarat Makna

Simbol Cincin Tunangan yang Sarat Makna

Posted on

Simbol Cincin Tunangan yang Sarat Makna

Tak hanya cincin kawin saja, cincin tunangan pun juga merupakan simbol penting dengan makna yang signifikan dalam hubungan antara dua manusia. Dan di dalam artikel berikut ini, Anda bisa temukan ulasan singkat tentang apa makna dan simbol di balik cincin melalui sejarahnya. Selamat membaca!

Mengapa Cincin Jadi Bagian Tradisi Pertunangan?

Jika melihat catatan sejarah, cincin tunangan dan cincin kawin sudah ada sejak peradaban Mesir Kuno, Yunani Kuno, maupun Romawi Kuno. Tentunya, cincin tunangan dan cincin kawin pada masa-masa tersebut belum seperti cincin di zaman modern sekarang ini, misalnya cincin yang ada di Frank and Co Medan.

Pada masa tersebut, desain cincin tunangan maupun cincin kawin masih terbilang sederhana dan terbuat dari bahan-bahan alami. Contohnya kulit, tulang, atau bahkan alang-alang. Meski demikian, yang jadi intinya bukan apa material cincin, tapi mengapa cincin yang jadi simbol ikatan antara sepasang manusia.

Hal ini dikarenakan bentuk cincin, yaitu lingkaran. Dan seperti yang sudah Anda ketahui, lingkaran adalah sebuah bentuk yang tidak memiliki awal maupun akhir karena selalu terhubung. Oleh karena itu, cincin pun jadi simbol penting dalam perayaan ikatan sepasang manusia, karena dianggap menunjukkan cinta maupun komitmen tanpa akhir dan tak terputus. Selain itu, bentuk cincin juga bermakna kelahiran kembali komitmen sepasang kekasih.

Secara tradisi, cincin tunangan diberikan oleh pria kepada wanita yang akan menjadi calon pengantinnya untuk menunjukkan kesungguhan. Dengan begitu, cincin tersebut juga menjadi pertanda bahwa seorang wanita yang mengenakan cincin tunangan sudah memberikan hatinya kepada orang lain.

Tak hanya itu saja, cincin tunangan juga menjadi simbol kemakmuran dan kekayaan pria yang menjadi tunangan seorang wanita. Sebab, makin makmur dan kaya seorang pria, ia akan memberikan cincin yang lebih mewah bagi calon istrinya. Oleh karena itu, cincin tunangan pun punya tradisi desain mewah dengan batu mulia berukuran relatif besar, bahkan sampai sekarang. 

Penyematan Cincin di Jari Manis Tangan Kiri

Konon, bangsa Romawi adalah masyarakat pertama dengan budaya di mana cincin menjadi simbol yang mempertegas ikatan antara sepasang manusia. Praktik ini kemudian ditunjukkan lewat penggunaan cincin pada jari tangan kiri, tepatnya jari manis.

Pasalnya, tangan kiri dianggap memiliki vena amoris, alias pembuluh cinta atau pembuluh darah yang terhubung langsung dengan jantung (heart). Tradisi ini pun masih bertahan sampai sekarang, di mana cincin tunangan maupun cincin kawin dipasang pada jari yang sama. 

Sedangkan pada wanita yang mengenakan cincin tunangan saat pernikahan, cincin tersebut akan dipindah ke jari manis tangan kanan agar jari manis tangan kiri dapat diisi oleh cincin kawin. Apalagi pemasangan cincin kawin dilakukan sambil mengucapkan janji pernikahan yang sakral. Dengan begitu, harapannya janji pernikahan tersebut juga akan dibawa sampai ke hati.

Haruskah Cincin Tunangan Menggunakan Berlian?

Sampai saat ini, masih jadi tradisi pula bahwa cincin tunangan idealnya bertahtakan batu berlian. Tradisi ini konon dimulai oleh Archduke Maximillian of Austria, yang hendak melamar Mary of Burgundy. Setelah itu, berlian jadi pilihan populer di kalangan bangsawan.

Baru beberapa ratus tahun kemudian, cincin berlian mulai menjadi tren di kalangan masyarakat biasa. Terutama setelah ditemukannya tambang berlian di Afrika pada tahun 1870-an, sehingga persediaan berlian semakin banyak dan tak hanya terbatas pada kaum bangsawan saja.

Di era modern sendiri, budaya cincin tunangan dengan batu berlian didorong oleh kampanye iklan DeBeers di tahun 1930-an dengan konsep “diamond is forever”. Selain karena keindahannya, berlian juga jadi simbol penting bagi cincin tunangan karena karakteristiknya yang kuat secara alami. Dengan begitu, berlian diharapkan menjadi simbol ikatan yang kuat dan tak tergoyahkan, sementara warnanya yang cemerlang menyimbolkan kemurnian.