cara pembibitan cengkeh

Cara Pembibitan Cengkeh yang Baik

Posted on

Cara Pembibitan Cengkeh – Cengkeh atau cengkeh adalah tanaman asli nusantara. Tanaman ini berasal dari Pulau Maluku, kemudian menyebar di daratan Indonesia lainnya hingga mancanegara seperti Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan, dan masih banyak lagi.

Cengkeh merupakan salah satu jenis bumbu masak yang memiliki banyak manfaat. Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman cengkeh adalah kuncup bunganya.

Biasanya akan melalui proses pengeringan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi atau digunakan. Kuncup bunga tanaman ini biasa disebut cengkeh.

 

Cara Pembibitan  Cengkeh

cara pembibitan cengkeh

Salah satu faktor yang membiayai pembibitan cengkeh adalah mulai dari cara pembibitan atau pembenihan cengkeh hingga pemeliharaan tanaman cengkeh yang sudah berproduksi.

Pembibitan yang baik dimulai dari proses pemilihan benih yang berkualitas, pembuatan persemaian hingga pemeliharaan. Dibutuhkan kesabaran dalam proses menanam dan merawatnya, agar tanaman cengkeh menghasilkan bunga seperti yang diharapkan.

Oleh karena itu, perlu memperhatikan hal-hal yang terkait dengan budidaya cengkeh ini:

Cara Pembibitan Cengkeh dengan Memilih Benih Yang Baik

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih benih untuk dijadikan benih adalah sebagai berikut:

  • Pilih bibit dari pohon induk yang berumur sekitar 14 tahun ke atas yang memiliki tingkat produksi tinggi, kualitas dan kuantitas yang baik, subur dan tahan terhadap hama dan penyakit tanaman.
  • Benih yang diambil adalah benih berwarna kuning muda, dengan kondisi halus jangan ambil benih yang berbintik hitam.
  • Ukuran benih sebaiknya normal, tidak terlalu kecil atau terlalu besar.
  • Benih isi atau padat, cara mengetahuinya dengan merendam benih yang sudah dikupas dalam baskom berisi air, benih yang tenggelam ke dasar baskom yang dapat digunakan sebagai persemaian, dan benih apung yang tidak baik untuk pembibitan.

Membuat Persemaian

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat persemaian adalah tanah yang digunakan dan kondisi lokasi yang harus sesuai dengan kondisi tumbuh tanaman cengkeh, yaitu sebagai berikut:

  • Pilihlah tanah yang gembur dan subur karena mengandung banyak unsur hara sebagai makanan bagi tanaman, jangan gunakan tanah yang mengandung batuan dan liat karena akan menghambat pertumbuhan akar tanaman.
  • Kontur tanah harus landai (tetapi tidak terlalu miring) untuk memudahkan pembuangan udara hujan yang berlebihan dan menghadap ke timur.
  • Memberikan keteduhan yang berfungsi menahan jatuhnya tetesan air hujan yang terlalu besar, mencegah matahari terlalu terik, dan menahan angin yang terlalu kencang.

Sebaiknya lokasi pembibitan dekat dengan sumber udara untuk memudahkan penyiraman, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah agar lebih mudah dikendalikan, dan sebaiknya disebar untuk memudahkan penyebaran benih nantinya.

Penyemaian

Bibit cengkeh tidak bisa ditanam langsung ke tanah atau ke lapangan. Pertama, penyemaian harus dilakukan untuk menumbuhkan bibit, setelah itu dilakukan penyemaian permanen. Hal-hal berikut yang perlu disiapkan dalam penaburan benih cengkeh, sebagai berikut:

  1. Siapkan bak perkecambahan yang terbuat dari peti kayu atau bahan tahan lainnya, sepanjang dan selebar yang dibutuhkan, asalkan bisa diisi campuran pasir dan gambut setebal sekitar 30cm dari dasar bak, dengan perbandingan 3: 1.
  2. Bibit yang sudah siap tanam harus segera ditanam di lubang pasir dengan jarak 3 x 5 cm atau 5 x 5 cm. Perhatikan saat menanam benih usahakan jangan sampai membaliknya karena akan mempersulit perkembangan benih cengkeh.

Berhati-hatilah saat mengaplikasikan bak perkecambahan, jadi gunakan tempat yang teduh tapi tidak terlalu rapat.

Jangan melakukan penyiraman langsung yang benihnya belum berubah, tetapi lakukan dengan cara disiram sampai basah.

Gunakan jerami atau karung goni, karena udara yang diperciki akan membasahi jerami atau karung goni terlebih dahulu yang selanjutnya akan diteruskan ke permukaan pasir tempat benih ditanam.

 

Setelah proses penanaman maka akan mencapai puncak yatu memanen. Nah setelah proses memanen tersebut anda bisa menggunakan mesin cengkeh untuk mengolah hasil panenan.